Posts Tagged ‘sec’

Kriptografi Simetris pada Smart Card

Monday, January 4th, 2010

Keuntungan penggunaan Smart Card dengan kemampuan pemrosesan yang dimilikinya adalah adanya kesempatan untuk mengimplementasikan mekanisme kriptografi (baik kunci maupun algoritma kriptografi) dalam Smart Card. Sehingga chip pada Smart Card dapat dipertimbangkan sebagai modul yang tahan terhadap serangan. Ada banyak algoritma kriptografi yang telah dikembangankan saat ini, namun yang banyak digunakan untuk kriptografi pengamanan di Smart Card adalah DES, Triple DES, AES, dan RSA. DES, Triple DES, AES adalah algoritma kriptografi dengan kunci simetris, sedangkan RSA adalah algoritma kriptografi dengan kunci asimetris. Perbedaan antara simetris dan asimetris terletak pada kunci yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi. Pada algoritma kriptografi simetris, kunci yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi adalah sama, sedangkan pada algoritma kriptografi asimetris, kunci yang digunakan untuk enkripsi berbeda dengan kunci yang digunakan untuk dekripsi. Masing – masing akan dibahas di tulisan ini.

Yang akan kita bahas kali ini adalah kriptografi dengan kunci simetris, sedangkan untuk kriptografi dengan kunci asimetris akan kita bahas pada artikel yang lain. Mekanisme yang paling sederhana adalah penggunaan kunci umum dimana kunci umum ini sudah dibangun sebelumnya dan diketahui oleh kedua belah pihak, dalam hal ini adalah Smart Card dan Terminal. Untuk memastikan valid atau tidaknya Smart Card, terminal akan mengirimkan random number ke Smart Card. Smart Card akan mengembalikan random number tersebut dengan kondisi sudah terenkripsi oleh algoritma tertentu (yang disepakati oleh Smart Card dan Terminal) menggunakan kunci umum. Ketika diterima oleh terminal, informasi tersebut akan didekripsi menggunakan algoritma dan kunci umum yang sama (seperti yang digunakan saat mengenkripsi). Jika hasil yang didapat sama, maka Smart Card tersebut adalah valid. Namun, kelemahan dari mekanisme ini adalah jika terjadi serangan terhadap salah satu dari Smart Card atau terminal maka kunci umum akan bisa diketahui. Ilustrasi mekanisme tersebut bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Selanjutnya perbaikan dari mekanisme tersebut diatas adalah dengan menggunakan kumpulan kunci yang tersimpan di di terminal untuk mendapatkan tingkat keamanan yang terpisah. Pada kondisi diatas, jika terjadi serangan pada Smart Card, maka yang akan terbuka hanyalah kunci yang ada di Smart Card saja. Namun jika terjadi serangan pada terminal, maka semua kunci akan bisa terbuka. Sehingga terminal menjadi point vital yang harus mampu menjaga kunci dengan baik. Mekanisme tersebut diilustrasikan pada gambar di bawah ini.

Mekanisme yang lain yang dianggap memiliki tingkat keamanan lebih tinggi adalah dengan menggunakan kunci utama yang tersimpan di terminal. Sedangkan kunci yang tersimpan di Smart Card adalah kunci – kunci turunan (derrived) yang diturunkan dari kunci utama. Kali ini Terminal juga menjadi bagian vital dalam management key, namun walaupun begitu, masing – masing Smart Card masih memiliki kunci turunan yang unik sehingga kegagalan pada 1 Smart Card tidak berarti kegagalan pada semua Smart Card. Sebagai tambahan, ID Smart Card digunakan untuk mendapatkan nilai kunci turunan di masing – masing Smart Card.